Drever sakit ginjal rawat jalan, mayatnya ditemukan di KM 215 Tubaba.

73

TUBABA, lensahukumnews.com -Ditemukan Mayat Pria Didalam Mobil di Rest Area KM 215, Mayat tersebut seorang Pria bernama Ali Mustopa Bin Toto Sugiarto (45) ditemukan di dalam sebuah mobil Daihatsu Xenia Warna Silver Dengan No.Pol B 1713 CZI, Rest Area 215, Tiyuh Balam jaya Kec.Way Kenanga Kab. Tulang Bawang Barat pada Sabtu (15/10/2022) pukul 03.15 wib. Mayat Pria merupakan warga Bojong Larang, Rt 003, Rw: 004, Kelurahan Bojong Jaya, Kec.Kara Waci, Kab. Kota Tangerang.

Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sunhot P. Silalahi, S.I.K, M.M yang diwakili Oleh Kapolsek Lambu Kibang IPTU Ferry Yuliansyah, S.Sos, M.M menjelaskan, “pada pukul 23.19 wib Alvian Muzaky di Hubungi Melalui telpon oleh Sidik Dahlan (kakak ipar) untuk mengecek kendaraannya Jenis Daihatsu Xenia, Warna Silver, Dengan No.Pol B 1713 CZI, yang digunakan untuk rental untuk mengantar penumpang ke arah Lampung, yang di kemudikan oleh driver nya yang bernama Ali Mustopa (korban).”

Lebih lanjut Kata Kapolsek, “dikarenakan driver tersebut sudah 2(dua) hari tidak ada kabar, nomor hand phone driver aktif akan tetapi saat di hubungi tidak di angkat kemudian Sidik selaku pemilik mobil mengecek kendaraan nya menggunakan GPS yang terpasang di mobil dan menunjukkan posisinya di Reast Area Km 215, setelah itu Alvian muzakky langsung menuju ke reast area Km 215, sabtu tanggal 15 oktober 2022 pada jam pukul 03.15 wib Alvian Muzakky sampai di reast area Km 215 dan setelah di cek posisi kendaraan dalam keadaan hidup, kemudian Afian Muzakky membuka pintu mobil yang kebetulan dalam keadaan tidak terkunci dan setelah pintu sebelah kanan di buka terlihat korban posisi nya di atas kursi sopir dalam keadaan duduk, walaupun korban di bangunkan tetapi korban tidak bangun kemudian diperiksa ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.” Pungkasnya.

Ditambahkan oleh pihak keluarga yaitu Istri korban dan menurut keterangan istri korban, “korban posisinya dalam rawat jalan dan korban sebelum nya punya riwayat sakit batu ginjal, keluarga korban menolak untuk diotopsi.” (Humas_tubaba).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini