• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • TIDAK ADA PERBEDAAN PERLAKUAN, RADEN SALUT DENGAN PROGRAM JKN-KIS. – Lensahukumnews.com
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    Minggu, Februari 15, 2026
    • Login
    Lensahukumnews.com
    • Home
    • Aktivitas
      • Berita
      • Siaran Pers
    • Dokumen
      • Case Story
      • Publikasi
    • Jurnal
    • Konsultasi
    • Opini
    • Advetorial
    • Featured
    No Result
    View All Result
    • Home
    • Aktivitas
      • Berita
      • Siaran Pers
    • Dokumen
      • Case Story
      • Publikasi
    • Jurnal
    • Konsultasi
    • Opini
    • Advetorial
    • Featured
    No Result
    View All Result
    Lensahukumnews.com
    No Result
    View All Result
    Home Berita

    TIDAK ADA PERBEDAAN PERLAKUAN, RADEN SALUT DENGAN PROGRAM JKN-KIS.

    Redaksi by Redaksi
    Oktober 25, 2019
    in Berita
    0
    SHARES
    4
    VIEWS
    Share on FacebookShare on Twitter

    Lampung Utara | Lensa Hukum Newss
    Raden Ningsih (51) tersenyum ramah saat ditemui Tim usai mencetak kartu KIS di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kotabumi, Senin (21/10).

    Pembawaannya yang riang menyebabkan tak ada yang menyangka dirinya adalah pengidap penyakit jantung koroner sejak lama.

    “Saya awalnya adalah peserta Askes mengikuti suami saya yang seorang PNS Daerah Kabupaten Lampung Utara. Pelayanan kesehatan yang saya terima dari jaman Askes hingga BPJS Kesehatan tetap sama baiknya. Kebetulan saya mengidap penyakit jantung koroner sejak tahun 2002 jadi bolak-balik berobat ke fasilitas kesehatan sudah tidak asing bagi saya dan selama itu juga saya selalu dilayani dengan optimal oleh dokter, perawat dan petugas lainnya,” ujar Raden.

    Raden ingat betul gejala awal yang dirasakannya adalah nyeri dada yang menjalar hingga ke ulu hati, sesak nafas dan sering berkeringat dingin sehingga mengganggu aktifitas sehari-hari. Dunia terasa runtuh saat dokter mendiagnosa dirinya mengidap penyakit jantung koroner.

    “Kaget luar biasa saat tahu saya mengidap penyakit jantung. Selain risikonya yang mengancam jiwa, penyakit ini juga terkenal akan biaya pengobatannya yang luar biasa mahal. Tapi kekhawatiran saya akan biaya berobat telah hilang karena saya sudah menjadi peserta JKN-KIS. Kalau harus berobat menggunakan biaya sendiri saya tentu tidak sanggup,” tambah Raden sambil tertawa.

    Untuk meningkatkan aliran darah pada jantung, Raden telah melakukan operasi tindakan pelebaran pembuluh darah jantung menggunakan teknik Balloon Angioplasty pada tahun 2014 di RS Jantung Harapan Kita di Jakarta. Mekanisme ini dilakukan dengan memasukan dan menggembungkan balon kecil di bagian pembuluh darah yang tersumbat untuk membantu memperluas salurannya dan membersihkan jalur untuk aliran darah yang baik.

    “Yang saya tahu operasi ini memakan biaya puluhan juta. Apalagi dalam waktu dekat saya akan melakukan prosedur angioplasty kembali. Jika tidak ada program ini dari mana saya mendapatkan uang untuk membayar tagihan rumah sakit? Sampai saat ini pun saya masih mengonsumsi obat-obatan untuk menjaga kestabilan fisik yang tentu saja semuanya gratis. Program JKN ini benar-benar menyelamatkan hidup saya. Saya bersyukur sekali telah menjadi Peserta JKN,” kata Raden.

    Mengenai antrian dalam berobat di fasilitas kesehatan Raden mengatakan hal tersebut sangatlah wajar.

    “Yang sakit dan yang butuh pengobatan kan banyak sekali. Saya sangat memahami dan tidak keberatan harus mengantri seperti ini, toh saya tetap akan dilayani dengan mumpuni dan seluruh biaya pengobatan saya akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan asal sesuai dengan prosedur. Jangan kira kita akan diperlakukan berbeda ya, tidak seperti itu kok kenyatannya. Tindakan, obat-obatan dan pelayanan yang diberikan kepada Peserta JKN sama baiknya dengan yang diberikan kepada pasien umum, saya salut dengan Program ini,” lanjut Raden.

    Raden berpesan khususnya kepada anak muda untuk terus menjaga kesehatan seperti rutin berolahraga, menjaga pola makan dan hindari merokok agar terhindar dari penyakit jantung koroner di kemudian hari.

    “Penyakit ini bisa menyerang siapa aja tanpa kenal ampun. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Dan jangan lupa segera daftarkan diri dan keluarga menjadi peserta JKN-KIS. Percayalah program ini sangat bermanfaat, saya sudah membuktikannya sendiri. Semoga Program JKN akan terus ada untuk membantu seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Raden. (Arf)

    ShareTweetPin
    Previous Post

    Mahasiswa FKIP UMKO Borong Juara Lomba Di Stikes Adila Bandar Lampung

    Next Post

    Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2019, Kapolres Lampung Utara Pimpin Upacara di Pemda

    Next Post

    Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2019, Kapolres Lampung Utara Pimpin Upacara di Pemda

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Berita Terbaru

    • Jalan Kabupaten Tubaba Babak Belur, Truk ODOL Perusahaan Luar Daerah Diduga Bebas Melintas
    • Jalan Kabupaten Tubaba Hancur Dilindas Truk 20 Ton, Perusahaan Luar Daerah Diduga Lepas Tanggung Jawab
    • Diduga Prosedur Medis Amburadul, Pasien RSIA Umi Attaya Tubaba Mengeluh: Sudah Masuk Ruang Operasi, Tiba-tiba Dibatalkan dan Disuruh Pulang
    • Dinas Pertanian Tegas: Edet Bantuan Negara Tak Boleh Dijual, Kesepakatan Kelompok Tetap Melanggar
    • Edet Bantuan Pertanian Diduga Dijual Diam-diam, Kelompok Tani Akui Tak Pernah Lapor Dinas
    Lensahukumnews.com

    © 2024 Lensahukumnews.com

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Aktivitas
      • Berita
      • Siaran Pers
    • Dokumen
      • Case Story
      • Publikasi
    • Jurnal
    • Konsultasi
    • Opini
    • Advetorial
    • Featured

    © 2024 Lensahukumnews.com

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In