• Tentang Kami
  • Redaksi
Jumat, Januari 30, 2026
  • Login
Lensahukumnews.com
  • Home
  • Aktivitas
    • Berita
    • Siaran Pers
  • Dokumen
    • Case Story
    • Publikasi
  • Jurnal
  • Konsultasi
  • Opini
  • Advetorial
  • Featured
No Result
View All Result
  • Home
  • Aktivitas
    • Berita
    • Siaran Pers
  • Dokumen
    • Case Story
    • Publikasi
  • Jurnal
  • Konsultasi
  • Opini
  • Advetorial
  • Featured
No Result
View All Result
Lensahukumnews.com
No Result
View All Result
Home Berita

Perlindungan Anak Dipertanyakan, Kasus Penganiayaan di Tubaba Dituntut Ringan

Redaksi by Redaksi
Januari 26, 2026
in Berita, Tubaba
Perlindungan Anak Dipertanyakan, Kasus Penganiayaan di Tubaba Dituntut Ringan
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tubaba, lensahukumnews.com – Rasa keadilan keluarga korban penganiayaan anak di bawah umur di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali terusik. Pasalnya, pelaku penganiayaan terhadap anak Tamrin, yang masih di bawah umur, dikabarkan hanya dituntut hukuman selama empat bulan penjara.

 

Tamrin, orang tua korban, mengaku kecewa dan mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani perkara yang menyangkut anak.

 

“Saya melaporkan penganiayaan anak saya ke Polres Tubaba sejak bulan Mei. Tapi tiba-tiba saya dengar informasi, pelaku yang menganiaya anak saya hanya dituntut empat bulan. Anak saya ini masih di bawah umur, sementara yang menganiaya cuma dituntut segitu. Ada apa dengan penegakan hukum?” ujar Tamrin, Senin (26/1/2026).

 

Tamrin juga mengakui keterbatasannya dalam memahami proses hukum, sehingga berharap adanya keadilan dan perlindungan maksimal bagi anaknya.

 

“Saya ini orang tua, anak saya juga masih di bawah umur, saya tuli soal hukum. Harapan saya kepada penegak hukum, khususnya Polres Tubaba, supaya penanganannya berimbang dan adil,” lanjutnya.

 

Dua Kali Dianiaya di Lokasi Berbeda

Tamrin mengungkapkan,

penganiayaan terhadap anaknya terjadi sebanyak dua kali. Kejadian pertama berlangsung di rumahnya saat ia tidak berada di tempat. Penganiayaan kedua justru terjadi di rumah pihak terlapor.

 

“Kejadian pertama saya tidak ada di rumah. Yang kedua terjadi di rumah mereka. Malam itu saya sendiri yang mengantar, ada Edison BR, Ilham Gani, dan beberapa orang lainnya. Sampai di sana, anak saya kembali dianiaya,” jelas Tamrin.

 

 

Dugaan Pembiaran Pendampingan Anak

Selain mempertanyakan tuntutan jaksa, Tamrin juga menyoroti tidak adanya pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) selama proses hukum berlangsung.

“Upaya dari Dinas PPA tidak ada sama sekali. Semua persyaratan sudah kami lengkapi, bahkan kami sudah meminta pendampingan. Tapi selama persidangan tidak pernah ada yang mendampingi. Harapan saya, Dinas PPA bisa bergerak sesuai tupoksi dan prosedur,” tegasnya.

 

 

Keluarga Korban Merasa Keadilan Dikesampingkan – Paman korban, yang enggan disebutkan namanya, turut menyampaikan kekecewaan mendalam atas penanganan perkara tersebut. Ia menjelaskan bahwa kasus bermula dari hubungan pacaran antara korban dan pihak terlapor.

 

“Awalnya mereka pacaran. Ada dugaan laporan perbuatan tidak senonoh. Tapi sebelum ada pengembangan, pihak terlapor justru mendatangi rumah Tamrin dan memukul anaknya yang masih di bawah umur,” ungkapnya.

 

Menurutnya, penganiayaan terjadi dua kali: pertama di rumah Tamrin dan kedua di rumah kerabat terlapor.

“Orang tua korban tidak terima, akhirnya melaporkan ke Polres Tubaba sampai naik ke persidangan. Tapi tiba-tiba informasinya sudah masuk tahap tuntutan, dan pelaku hanya dituntut empat bulan. Padahal ini anak di bawah umur, masih sekolah, dan secara mental terganggu akibat kejadian tersebut,” katanya.

 

Publik Pertanyakan Keberpihakan Hukum – Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian maupun kejaksaan belum memberikan keterangan resmi terkait dasar tuntutan empat bulan penjara tersebut. Keluar

(Nurul)

ShareTweetPin
Previous Post

Sebanyak 224 Lulusan UMKO Wisuda

Next Post

Pelantikan NasDem Tubaba, Kader Diminta Siap Bertarung di Pileg

Next Post
Pelantikan NasDem Tubaba, Kader Diminta Siap Bertarung di Pileg

Pelantikan NasDem Tubaba, Kader Diminta Siap Bertarung di Pileg

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

  • Pelantikan NasDem Tubaba, Kader Diminta Siap Bertarung di Pileg
  • Perlindungan Anak Dipertanyakan, Kasus Penganiayaan di Tubaba Dituntut Ringan
  • Sebanyak 224 Lulusan UMKO Wisuda
  • Akui Gunakan Dana BOS dan Pinjam Uang Guru, Pernyataan Mantan Kepsek SMPN 1 Tubaba Picu Tanda Tanya
  • Masa Transisi Kepemimpinan SMPN 1 Tubaba Diwarnai Persoalan Dana BOS
Lensahukumnews.com

© 2024 Lensahukumnews.com

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Aktivitas
    • Berita
    • Siaran Pers
  • Dokumen
    • Case Story
    • Publikasi
  • Jurnal
  • Konsultasi
  • Opini
  • Advetorial
  • Featured

© 2024 Lensahukumnews.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In