Pesta Demokrasi Pemilu 2024 Belum Dimulai, KPU Lampung Utara Sudah Bikin Gaduh

342

Lampung Utara,-Lensahukumnews.com
Pesta pemilu demokrasi 2024 belum dimulai, KPU Lampung Utara Sudah bikin gaduh terkait perekrutan Panitia Pemungutan Suara PPS yang diselenggarakan oleh KPU.

Bahwa saja terkait perekrutan tersebut diduga dan terindikasi banyak titipan (Orang dalam) ataupun permainan yang yang dibuat oleh KPU Lampung Utara.

Baru-baru ini stetmen dari kalangan Pemuda Muhammadiyah yang menyatakan bahwa dalam hasil penerimaan seleksi PPS yang diduga tidak profesional dan tidak keterbukaan/ transparan dalam menjalankan perekrutan anggota PPS.

Dan baru ini juga ada kepala desa yaitu Desa Taman Jaya digegerkan dengan adanya salah satu anggota PPS Didesa yang lulus tapi bukan domisili setempat atau bukan warga asli desa tersebut.

Seperti pernyataan kepala desa Tama jaya yaitu Burhan mengatakan kepada awak media bahwa ada salah satu anggota PPS Didesa dia lulus tetapi bukan warga dia setempat dan gara-gara inillah mengakibatkan kecemburuan pada warga dia di desa taman jaya yang gugur saat daftar PPS.

Sementara pernyataan kekesalan tersebut dilontarkan juga kepada tokoh masyarakat sekaligus Ketua Ikatan Kaluarga Surakarta yang mengatakan, “Belum saja pesta demokrasi 2024 dimulai KPU Lampung Utara sudah bikin rusuh dan gaduh di ragam tunas lampung utara ini” ucap Edi Santoni yang sering disapa Puset edi

Dia juga menyesalkan atas tidak transparan KPU Lampung Utara dalam perekrutan anggota PPS.
“Yaa seharusnya KPU Lampung Utara dalam seleksi tes administrasi, tes tertulis maupun tes wawancara harus terbuka dan transparan dalam penilaian yang dihasilkan, sehingga jika tranparan saya jamin tidak akan gaduh dan viral gini KPU Lampung Utara. Ucapannya

Lanjut, Edi juga berharap terkait viralnya anggota PPS yang memakai ijazah SMP harus segera di klarifikasi dan segera ditindak lanjuti agar penyelenggara pemilu harus sesuai dengan asas penyelenggaraan pemilu sesuai dengan UU No 7 Tahun 2017. Terangnya

Edi juga meminta kepada para badan pengawas pemilu yaitu Bawaslu Kabupaten Maupun Bawaslu Provinsi dan Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilihan Pemilu (DKPP) untuk segera menindaklanjuti kegaduhan dilampung Utara Agar kedepannya Lampung Utara dalam pesta demokrasi aman dan kondusif.Pungkasnya (Arf/Anto/Kis)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini