PONTON LAMBUNG P3UWL 09 SIAP DIOPERASIKAN

119

Tulang Bawang, -lensahukumnews.com Petani Petambak Udang Wilayah Lampung (P3UW) Lampung kembali selesaikan pembuatan ponton baru. Ponton besi dengan nomor lambung P3UWL 09 sudah sepenuhnya selesai dibuat, ini merupakan ponton keempat yang dibuat secara mandiri dan swadaya pada masa kepengrusan P3UWL dibawah pimpinan Suratman.

Koordinator Infra (Korin) P3UWL, wilayah Bumi Dipasena Sejahtera, Sobirin dalam sambutan pada intinya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pengurus Pusat P3UW Lampung atas selesai dan diturunkanya Ponton 09 ini diwilayahnya.

Sebelumnya kami memang meminta agar di wilayah Bumi Dipasena Sejahtera diturunkan ponton baru, Alhamdulillah bisa terwujud. Acara syukuran selesai nya pembuatan ponton 09 hari ini , Selasa (01/2/2022) agar diadakan disini juga atas permintaan kami, sebelumnya setiap acara syukuran atas selesainya Ponton baru diadakan disekretariat P3UW Lampung, kata Sobirin.

“Mari kita bersama-sama mendukung program-program yang sudah dicanangkan oleh P3UW Lampung, salah satunya program pembuatan Ponton. Walaupun masyarakat Bumi Dipasena Sejahtera belum 100% berkontribusi dalam program investasi 1000, namun pengumpulan dana investasi 1000 di wilayah kami saat ini adalah yang tertinggi”, ungkap Sobirin.

Sementara itu, Arizal Kepala Devisi Alat Berat P3UWL menyampaikan bahwa seperti dalam pembuatan ponton sebelumnya, ponton nonor lambung 09 ini juga dikerjakan oleh Divisi Alat Berat P3UWL dengan sumber pendanaan murni swadaya masyarakat Dipasena yang dihimpun melalui program investasi 1000, pembuatan ponton ini menghabiskan dana 836 Juta Rupiah ini selesai dalam 151 hari.

Ukuran ponton keempat ini masih sama dengan ukuran ponton buatan sebelumnya, panjang 18 meter, lebar 6 meter dan tinggi 1,5 meter. Perbedaannya terletak pada kontruksi, lebih disempurnakan dari kontruksi ponton buatan sebelumnya dan ukuran besi plat dasar lebih tebal, jelas Arizal.

“Kita belum berhenti membuat ponton, sebelum kebutuhan ponton baru untuk 8 Excavator yang kita miliki bisa terpenuhi. Agar target yang selama ini kita inginkan 1 alat berat (Excavator,red) untuk 1 wilayah tercapai”, lanjutnya.

Wakil ketua P3UW Lampung, Karnadi Adrianto mewakili Ketua P3UW Lampung, Suratman, mengatakan bahwa program pembuatan Ponton secara mandiri dan swadaya tetap akan terus dijalankan, ini ponton yang ke sembilan disamping tetap lakukan perbaikan dan rehab ponton yang lama.

“Hari ini kita bersyukur kepada Allah SWT, dibawah naungan P3UW Lampung kita masih bisa bersatu, berkumpul berprestasi dan berusaha dalam rangka membangun Rawajitu Timur, kita sinergikan seluruh kekuatan dan potensi yang ada terlebih terhadap program-program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah”, ucap Renggo bersemangat.

Karnadi juga menambahkan, terima kasih kita sampaikan kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Prikanan RI juga pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan Provinsi Lampung yang mana telah memberikan bantuan kepada petambak Bumi Dipasena, berupa dua buah eksvator dan satu buah alat sedot lumpur, ini sangat berguna bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat Dipasena, saatnya kita buktikan kepada pemerintah rasa terimakasih kita itu dengan kerja keras dan hasil budiadaya udang yang maksimal. tutupnya.(Nurul)

Tulang Bawang, medianusantaranews.com- Perhimpunan Petani Petambak Udang Wilayah Lampung (P3UW) Lampung kembali selesaikan pembuatan ponton baru. Ponton besi dengan nomor lambung P3UWL 09 sudah sepenuhnya selesai dibuat, ini merupakan ponton keempat yang dibuat secara mandiri dan swadaya pada masa kepengrusan P3UWL dibawah pimpinan Suratman.

Koordinator Infra (Korin) P3UWL, wilayah Bumi Dipasena Sejahtera, Sobirin dalam sambutan pada intinya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pengurus Pusat P3UW Lampung atas selesai dan diturunkanya Ponton 09 ini diwilayahnya.

Sebelumnya kami memang meminta agar di wilayah Bumi Dipasena Sejahtera diturunkan ponton baru, Alhamdulillah bisa terwujud. Acara syukuran selesai nya pembuatan ponton 09 hari ini , Selasa (01/2/2022) agar diadakan disini juga atas permintaan kami, sebelumnya setiap acara syukuran atas selesainya Ponton baru diadakan disekretariat P3UW Lampung, kata Sobirin.

“Mari kita bersama-sama mendukung program-program yang sudah dicanangkan oleh P3UW Lampung, salah satunya program pembuatan Ponton. Walaupun masyarakat Bumi Dipasena Sejahtera belum 100% berkontribusi dalam program investasi 1000, namun pengumpulan dana investasi 1000 di wilayah kami saat ini adalah yang tertinggi”, ungkap Sobirin.

Sementara itu, Arizal Kepala Devisi Alat Berat P3UWL menyampaikan bahwa seperti dalam pembuatan ponton sebelumnya, ponton nonor lambung 09 ini juga dikerjakan oleh Divisi Alat Berat P3UWL dengan sumber pendanaan murni swadaya masyarakat Dipasena yang dihimpun melalui program investasi 1000, pembuatan ponton ini menghabiskan dana 836 Juta Rupiah ini selesai dalam 151 hari.

Ukuran ponton keempat ini masih sama dengan ukuran ponton buatan sebelumnya, panjang 18 meter, lebar 6 meter dan tinggi 1,5 meter. Perbedaannya terletak pada kontruksi, lebih disempurnakan dari kontruksi ponton buatan sebelumnya dan ukuran besi plat dasar lebih tebal, jelas Arizal.

“Kita belum berhenti membuat ponton, sebelum kebutuhan ponton baru untuk 8 Excavator yang kita miliki bisa terpenuhi. Agar target yang selama ini kita inginkan 1 alat berat (Excavator,red) untuk 1 wilayah tercapai”, lanjutnya.

Wakil ketua P3UW Lampung, Karnadi Adrianto mewakili Ketua P3UW Lampung, Suratman, mengatakan bahwa program pembuatan Ponton secara mandiri dan swadaya tetap akan terus dijalankan, ini ponton yang ke sembilan disamping tetap lakukan perbaikan dan rehab ponton yang lama.

“Hari ini kita bersyukur kepada Allah SWT, dibawah naungan P3UW Lampung kita masih bisa bersatu, berkumpul berprestasi dan berusaha dalam rangka membangun Rawajitu Timur, kita sinergikan seluruh kekuatan dan potensi yang ada terlebih terhadap program-program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah”, ucap Renggo bersemangat.

Karnadi juga menambahkan, terima kasih kita sampaikan kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Prikanan RI juga pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan Provinsi Lampung yang mana telah memberikan bantuan kepada petambak Bumi Dipasena, berupa dua buah eksvator dan satu buah alat sedot lumpur, ini sangat berguna bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat Dipasena, saatnya kita buktikan kepada pemerintah rasa terimakasih kita itu dengan kerja keras dan hasil budiadaya udang yang maksimal. tutupnya.(Nurul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini